Proses Manufaktur

  1. Mesin CNC Router
    Router kontrol numerik komputer (CNC) adalah mesin pemotong yang dikendalikan komputer yang biasanya memasang router genggam sebagai spindel, yang digunakan untuk memotong berbagai bahan seperti:  kayu, komposit, logam, plastik, kaca, dan busa.

    Gambar 1.1 Mesin CNC Router

    2. Mesin Milling
    Prinsip umum mesin milling  adalah objek benda kerja dijepit di atas meja mesin, kemudian pahat potongnya bergerak dengan keadaan memutar.Istilah lain  mesin miling adalah mesin frais.

    Gambar 2.1 Mesin milling

    3. Mesin Drilling
    Prinsip umum mesin drilling  adalah objek benda kerja dijepit di atas meja mesin, kemudian mata bor yang berputar menekan benda kerja dengan gaya yang besar sehingga menghasilkan lubang dengan kedalaman tertentu. Istilah lain  mesin driling adalah mesin bor.

    Gambar 3.1 Mesin Drilling

     

    4. Mesin Bubut
    Cara kerja mesin bubut  dengan mencekam benda kerja, kemudian diputar.  Pahat /cutter mesin digerakkan untuk memotong benda kerja, sehingga dihasilkan bentuk yang diinginkan. Ada berbagai jenis mesin bubut, termasuk mesin bubut konvensional atau manual dan mesin bubut CNC (Computer Numerical Control).

    Gambar 4.1 Mesin Bubut
    Gambar 4.2 Mesin CNC bubut

    5. Mesin Plasma Cutting
    Plasma cutting adalah sebuah mesin yang berfungsi untuk memotong berbagai jenis logam, plat atau bahan lainnya dengan menggunakan panas yang bersumber dari sinar laser berkonsentrasi tinggi dimana tingkat kedalamannya diatur sesuai dengan tebal material yang akan dipotong. Pemotongan dapat dilakukan  dengan 2 metode, yaitu: plasma, gas.

    Gambar 5.1 Mesin Plasma Cutting

     

    6. Mesin EDM (Electric Discharge Machine)
    Mesin EDM digunakan untuk membentuk/memotong material dengan menggunakan arus listrik diantara elektroda. Digunakan untuk bahan-bahan yang sangat keras dan sulit diolah dengan mesin perkakas konvensional.

    Gambar 6.1 Mesin EDM

    7. Mesin CNC 6 Axis
    Mesin CNC 6 sumbu adalah jenis mesin CNC yang memiliki enam sumbu gerak, bukan tiga atau empat sumbu yang biasa ditemukan pada mesin CNC standar. Keenam sumbu biasanya diberi label sebagai X, Y, Z, A, B, dan C. Tiga sumbu pertama adalah sumbu linier yang mengontrol pergerakan pahat sepanjang arah X, Y, dan Z. Sumbu A, B, dan C merupakan sumbu putar yang masing-masing memutar pahat mengelilingi sumbu X, Y, dan Z.

    Gambar 7.1 Mesin CNC 6 axis

    8. Mesin Pengukuran Koordinat 8 Axis  (Coordinate Measuring Machine)
    CMM adalah sebuah alat pengukur multi fungsi berkecepatan tinggi yang menghasilkan akurasi dan efisiensi pengukuran yang tinggi. Digunakan untuk memvalidasi sebuah benda produksi dengan ukuran dari sebuah desain benda tersebut.

    Gambar 8.1 CMM 8 axis

    9. Printer 3 Dimensi

    3D printing adalah sebuah teknologi produksi suatu objek tiga dimensi yang melalui proses layer-by-layer printing.
    Teknologi tersebut memungkinkan penggunanya mencetak suatu model digital menjadi sebuah objek fisik yang sama dengan desain aslinya. Mulai dari objek yang mudah, hingga objek geometri yang rumit dapat dilakukan dengan 3D printing.

    Gambar 9.1 Printer 3D
    Gambar 9.2 Printer 3D